-220

HARI LAGI
MENUJU PEMILIHAN

GUBERNUR & WAKIL GUBERNUR

PROVINSI BANTEN
2017 - 2022

AGENDA

Berita - Informasi

Peningkatan Kapasitas Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota Se Provinsi Banten

Selasa, 05 September 2017 14:09:52 wib Dibaca: 207 Pengunjung

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banten melasanakan kegiatan peningkatan kapasitas terhadap 24 orang anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Kota Se Provinsi Banten di Hotel Horison Forbis, Senin hingga Kamis (4-6/8/2017). Acara dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Solihin.

Dalam kesempatan tersebut Solihin menyampaikan beberapa hal terkait dengan penyelenggaraan kegiatan peningkatan kapasitas, dimana menurutnya bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan mengingat pentingnya pemahaman terhadap aturan dan cara-cara kerja pengawasan, selain itu adanya aturan baru atau UU baru tentang pilkada yang harus dipahami dan diketahui oleh anggota panwas, termasuk didalamnya ada bedah modul yang akan difasilitasi oleh Tim Asisten Bawaslu Provinsi Banten, “kegiatan ini dilakukan diawal pelaksanaan tugas anggota panwas,  setelah sebelumnya dilakukan pelantikan beberapa hari lalu tepatnya tanggal 30 agustus kemarin” ujarnya. “pembekalan materi dan kesamaan pemahaman terhadap aturan dan UU tentang pengawasan, penanganan pelanggaran dan sistem administrasi serta mengenai pilkada menjadi bekal dalam melaksanakan tugas” lanjutnya.

Selain itu tugas yang harus segera dilakukan oleh anggota panwas yaitu terkait dengan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah soal permintan difasilitasi tenaga kesekretariatan, serta bendahara. “Bawaslu sudah melakukan komunikasi awal dengan beberapa pemerintah daerah terkait anggaran dan lainnya, Panwaslu hanya tinggal menindaklanjuti saja” ungkapnya.  Solihin juga meminta kepada seluruh Anggota Panwas agar menjaga integritas, konsistensi, profesional, menjaga soliditas, serta menjaga nama baik lembaga.

Selain itu, Ketua Bawaslu juga meminta agar Panwas Kabupaten/Kota segera merencanakan dan menyiapkan untuk seleksi Panitia Pengawas Pemilihan Umum (panwaslu) kecamatan terutama kepada 4 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan Pilkada. Dan terkait dengan penentuan Ketua Panwaslu Kabupaten/Kota, Solihin menginstruksikan untuk segera ditentukan, jangan mengulur waktu, karena penentuan itu seyogyanya tidak membutuhkan waktu banyak. Terungkap pada saat kegiatan, bahwa hingga saat ini hanya 3 (tiga) Kota dan 1 (satu) kabupaten yang sudah menentukan siapa yang menjadi Ketua, “hingga hari ini baru Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang yang menentukan ketua, yang lainnya belum” katanya, “segera kepada yang belum untuk menentukan ketua, jangan dibuat sulit dan jangan dibuat seperti rumit” lanjutnya.

Sementara itu Pimpinan Bawaslu Provinsi Banten koordinator divisi penanganan pelanggaran, N Abdurrosyid Sidik meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius, “kegiatan ini jangan dianggap hanya sebagai ceremony, tapi ini adalah kegiatan penting yang wajib diikuti secara serius dan baik” tegasnya.

Dikatakan oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Banten Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Hubal Eka Satya Laksmana bahwa  kegiatan peningkatan kapasitas tersebut merupakan momentum awal  bagi seluruh anggota Panwas Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas, loyalitas terhadap lembaga, aturan dan UU bukan terhadap orangnya.

Senada dengan Ketua Bawaslu bahwa seluruh anggota Panwas Kabupaten/Kota harus sudah menentukan siapa ketua, agar semua sudah fokus terhadap tugas dan kewenangan masing-masing, “segera ditunggu hingga hari ini, semua Panwas Kabupaten Kota harus sudah menentukan siapa ketua nya” kata Eka.

Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Asistensi Bawaslu Provinsi Banten yaitu Ucu Juhroni, Fuaddudin (Bagas), dan Bahtiar Rifai.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banten melasanakan kegiatan peningkatan kapasitas terhadap 24 orang anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Kota Se Provinsi Banten di Hotel Horison Forbis, Senin hingga Kamis (4-6/8/2017). Acara dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Solihin.

Dalam kesempatan tersebut Solihin menyampaikan beberapa hal terkait dengan penyelenggaraan kegiatan peningkatan kapasitas, dimana menurutnya bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan mengingat pentingnya pemahaman terhadap aturan dan cara-cara kerja pengawasan, selain itu adanya aturan baru atau UU baru tentang pilkada yang harus dipahami dan diketahui oleh anggota panwas, termasuk didalamnya ada bedah modul yang akan difasilitasi oleh Tim Asisten Bawaslu Provinsi Banten, “kegiatan ini dilakukan diawal pelaksanaan tugas anggota panwas,  setelah sebelumnya dilakukan pelantikan beberapa hari lalu tepatnya tanggal 30 agustus kemarin” ujarnya. “pembekalan materi dan kesamaan pemahaman terhadap aturan dan UU tentang pengawasan, penanganan pelanggaran dan sistem administrasi serta mengenai pilkada menjadi bekal dalam melaksanakan tugas” lanjutnya.

Selain itu tugas yang harus segera dilakukan oleh anggota panwas yaitu terkait dengan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah soal permintan difasilitasi tenaga kesekretariatan, serta bendahara. “Bawaslu sudah melakukan komunikasi awal dengan beberapa pemerintah daerah terkait anggaran dan lainnya, Panwaslu hanya tinggal menindaklanjuti saja” ungkapnya.  Solihin juga meminta kepada seluruh Anggota Panwas agar menjaga integritas, konsistensi, profesional, menjaga soliditas, serta menjaga nama baik lembaga.

Selain itu, Ketua Bawaslu juga meminta agar Panwas Kabupaten/Kota segera merencanakan dan menyiapkan untuk seleksi Panitia Pengawas Pemilihan Umum (panwaslu) kecamatan terutama kepada 4 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan Pilkada. Dan terkait dengan penentuan Ketua Panwaslu Kabupaten/Kota, Solihin menginstruksikan untuk segera ditentukan, jangan mengulur waktu, karena penentuan itu seyogyanya tidak membutuhkan waktu banyak. Terungkap pada saat kegiatan, bahwa hingga saat ini hanya 3 (tiga) Kota dan 1 (satu) kabupaten yang sudah menentukan siapa yang menjadi Ketua, “hingga hari ini baru Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang yang menentukan ketua, yang lainnya belum” katanya, “segera kepada yang belum untuk menentukan ketua, jangan dibuat sulit dan jangan dibuat seperti rumit” lanjutnya.

Sementara itu Pimpinan Bawaslu Provinsi Banten koordinator divisi penanganan pelanggaran, N Abdurrosyid Sidik meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius, “kegiatan ini jangan dianggap hanya sebagai ceremony, tapi ini adalah kegiatan penting yang wajib diikuti secara serius dan baik” tegasnya.

Dikatakan oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Banten Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Hubal Eka Satya Laksmana bahwa  kegiatan peningkatan kapasitas tersebut merupakan momentum awal  bagi seluruh anggota Panwas Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas, loyalitas terhadap lembaga, aturan dan UU bukan terhadap orangnya.

Senada dengan Ketua Bawaslu bahwa seluruh anggota Panwas Kabupaten/Kota harus sudah menentukan siapa ketua, agar semua sudah fokus terhadap tugas dan kewenangan masing-masing, “segera ditunggu hingga hari ini, semua Panwas Kabupaten Kota harus sudah menentukan siapa ketua nya” kata Eka.

Hadir dalam kesempatan tersebut Tim Asistensi Bawaslu Provinsi Banten yaitu Ucu Juhroni, Fuaddudin (Bagas), dan Bahtiar Rifai.

Top